Pulau Ende dari Puncak Gunung Iya. Ende - Flores

Pulau Ende tampak dari Puncak Gunung Iya. Ende – Flores

Sampe saat ini gue belom juga ngerti alasan kenapa ortu nahan gue buat hijrah. Sebenarnya gue pengennya hijrah ke suatu tempat dimana pun yang penting gue harus keluar dari zona nyaman gue. Ya, tinggal di rumah sendiri (rumah punya ortu, red.) itu hambar, apa – apa serba ada. Pengen nonton Tv ya tinggal nonton, pengen ngopi ya dibuatin, pengen makan ya disiapin, sampe pakean pun dicuciin. Kata orang sih hidup harus pandai bersyukur, ya setidaknya hidup gue terjamin di rumah, Alhamdulillah.

Gue ingat kata rektor gue dulu pas ngasih kuliah umum, “jangan kelamaan berada di zona nyaman, ntar terbuai dan hidup seadanya tanpa ada peningkatan.” Dan sialnya saat ini gue malah menjalankan larangan tersebut. Hidup di zona nyaman itu sebenarnya gak salah sih, kalo ente punya motivasi diri yang kuat untuk tidak terbuai dengan keadaan ente saat ini yang fana dan seenak jidat saja. So, ente tetap muter otak buat nyari duit sekedar buat beli rokok dan nongkrong di cafe dengan secangkir hot chocolate sambil liat sunset.

Oh iya, sedikit mau cerita tentang kejadian yang gue alami pasca wisuda. Awalnya gue ditelpon bonyok untuk balik ke hometown dan disuruh ngelamar ke salah satu Bank yang katanya milik rakyat. Dalam hati gue mikir, apa pantas tampang kayak gini jadi seorang bankir? Untungnya ada seorang saudara yang entah dengan dalil apa muji gw, “sebenarnya ente cocok jadi seorang bankir, dengan catatan rambut harus dipotong tipis samping ala Adam Levine, tinggi badan dan postur tegap ente udah masuk kriteria sebagai seorang bankir kok.” Dengan sejuta seratus pertimbangan dan dengan berat hati, akhirnya gue beranikan diri masukin lamaran ke Bank tsb atas dasar ingin jadi anak penurut dan anak yang mengabdi kepada orang tua (sesuai defenisi anak yang baik). Dengan tampilan yang masih urak – urakan dan ditambah rambut yang gak jelas arahnya kemana – mana, gue dibawa menuju lantai 2 sama pak Satpam yang notabene sebagai orang yang recomended ke ortu biar gue ngelamar ke bank tsb. Gue bersiap untuk diwawancara sesuai prosedur pada umumnya.

Gue dihujani pertanyaan yang sebenarnya anak SD pun bisa ngejawab bahkan dengan mata tertutup. Sebenarnya pertanyaannya sangat sederhana, seperti “apa motivasi ente ngelamar kerja disini?” Dan dengan jujur gue jawab, “Disuruh ortu.”

Gak ada yang salah sebenarnya dengan jawaban gue, cuma untuk seorang lulusan S1 sepertinya jawaban tersebut sangat tidak layak. Tapi sebagai anak yang jujur dan warga negara yang baik, gue mencoba menjawab seadanya sesuai dengan isi hati dan akal pikiran gue. Fix, gue disuruh pulang dan mikir – mikir dulu untuk serius mau kerja di lembaga intermediasi keuangan tersebut. Dengan senang hati gue pulang rumah dan ngomong ke bonyok kalo sebenarnya gue gak bisa kerja disitu karna sebenarnya gue nyari kerja yang gajinya sesuai dan masuk akal, ya minimal kerjaan yang sesuai passion gue lah.

Setelah kejadian itu, gue mutusin pengen berwiraswasta aja, karena emang selain ‘kamu’ yang bikin gue bahagia adalah bisnis. Hehehe

Fix, terjadilah perdebatan yang cukup sengit antara gue dan bonyok, gara-gara mikirin anaknya yang punya pola pikir agak aneh ini, bokap sampe gak ngantor 3 hari. Forgive me dad. Gue sebenarnya hampir sukses menjadi anak baik, kalau saja gue fix ngelamar di bank. Cuma gue mikir, percuma jadi anak baik kalo gue gak bahagia. Ya, ngapain kita hidup kalo gak bahagia?

Dari perdebatan sengit tersebut, bonyok akhirnya ngalah dan ngasih lampu hijau buat gue untuk wiraswasta. Dan usaha gue yang,,, entah ke berapa, anggap aja ke-sekian, adalah warung sembako. Why? gue ngerasa cool aja, ente duduk diam sambil ngupil eh ada yang ngantar duit. Dengan latar belakang gue yang saat ini nganggap koneksi internet sebagai oksigen kedua gue selain O2 original, jadi gue ngerasa bahagia banget.

Tiap hari selama beberapa bulan di rumah, kerjaan gue cuma browsing, kadang ngurusin website atau sambil ngeblog sambil musikan, sesekali download movie di ganool, sore hari gue olahraga, nikmati sunset, kadang malam hari gue nge-gym, plus bonus gue travelling tiap weekend, pokoknya i feel free banget. Tapi tetap ada yang kurang, gue belum sepenuhnya mandiri karna masih numpang di rumah bonyok.

Sebenarnya masih panjang banget yang pengen gue nulis disini, cuma karna nyokap dah balik kantor dan gue udah dibuatin secangkir kopi, jadi gue mutusin untuk langsung mempublish aja, takut kelupaan kalo di-savedraft. Besok – besok gue bakal nulis lagi kisah gue Insya Allah kalo gak lagi sibuk. (kayak bankir aja sok sibuk)

Melawan Lupa

Posted: September 10, 2014 in Lagi Waras
Ay Fachry @Mbay Flores

Ay Fachry @Pelabuhan Marpokot Mbay, Flores

Postingan ini sebagai wujud ‘saya melawan lupa‘ sekaligus sebagai media untuk flashback agar suatu saat tulisan ini bisa saya baca jika tiba – tiba otak saya nge-blank atau mendadak amnesia. Dan ini merupakan tulisan pertama saya setelah mendapat gelar S.Kom pada januari 2014 kemarin (Alhamdulillah akhirnya wisuda juga).

Sekedar informasi, blog ini merupakan blog pertama saya, sebagai media pembelajaran, dan sebagai batu loncatan dalam hidup saya. Dari blog ini saya belajar menulis/posting, SEO (Search Engine Optimation), dan mengenali dunia website yang bermuara pada bisnis online dimana telah memberikan sedikit suntikan dana ke dalam rekening pribadi saya (sebenarnya banyak banget sih).

Trus ngapain bertahan sama blog gratisan ini jika sudah memahami dunia website? Ya karena dengan tampilan dan alamat blog yang sama, saya lebih mudah untuk mengingat kembali zaman dimana saya masih lugu dengan dunia internet, zaman dimana fungsi – fungsi wordpress kayak widget, tag, theme, dll adalah asing bagi saya dan harus googling terlebih dahulu biar ngerti fungsinya. Mungkin suatu saat jika saya khilaf, blog pribadi ini akan saya patenkan dengan domain dan hosting sendiri.

Oke, mungkin cuma ini dulu yang bisa saya tulis, oh ya postingan ini sebagai penanda bahwa blog ini masih ada yang punya dan yang punya juga gak ninggalin blog ini gitu aja alias gak lupa sama akarnya, hehe.

Dijual kucing persia flat nose betina red tabby komplit

Dijual kucing persia flat nose betina red tabby komplit

Dijual kucing persia flat nose betina red tabby komplit. Umur 1 tahun 2 bulan (Lahir 01 – 01 – 2012), belum pernah dikawinkan sebelumnya alias siap kawin.

Baca entri selengkapnya »

wanita itu, ...

wanita itu, …

Wanita adalah lawan jenis pria, (ya iya lah). Wanita adalah sama dengan perempuan, cewek, dll. (hehe).

Ok serius,,

Makhluk yang bernama wanita itu sebenarnya biasa aja sih kalo diliat-liat. Tapi kalo dipelajari baik-baik, mereka itu tidak seperti makhluk biasa lainnya (laki-laki). Mereka luar biasa, sempurna, surga, bidadari, alasan mengapa pria tetap bertahan nidup, pokoknya everything the best lah buat mereka.

Harus diakui bahwa wanita itu memang makhluk yang tiada duanya.
Tanpa Wanita, Laki-laki gak bisa apa-apa.
Tanpa Wanita, Gak ada yang mendukung laki-laki untuk terus hidup.
Tanpa Wanita, Laki-laki akan berhenti berjuang.
Tanpa Wanita, Tak akan ada seorang Ibu yang merawat anaknya.
Tanpa Wanita, Tak akan ada seorang Istri yang meredam amarah suaminya.
Bersama Wanita, Laki-laki jadi ingin terus berjuang.
Bersama Wanita, Laki-laki menjadi berani ambil resiko.
Bersama Wanita, Laki-laki jadi bisa melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak bisa dilakukannya.
Bersama Wanita, Laki-laki jadi punya seseorang yang harus dilindungi.
Bersama Wanita, Keluarga yang sejahtera dapat terbentuk.
Tanpa Wanita, Dunia terasa Hampa
Terima kasih TUHAN, Engkau telah menciptakan Wanita.

*Seperti apapun keadaan wanita, jangan kamu sakiti mereka. Mau seperti apapun mereka, mau sejelek apapun jangan sekali-kali menyakiti perasaan mereka ataupun mengasari, karena mereka sangat lembut secara batin dan fisik.
Sebaliknya mereka lebih pantas untuk disanjung, dipuja, dan diperlakukan dengan penuh kasih sayang.

wanita sedang menangis

Tak terasa 8 bulan tidak mengecek blog yang satu ini. Ternyata masih ada visitornya walaupun tak seberapa. Sebelumnya saya mohon maaf jika tidak bisa menulis berita atau ilmu bermanfaat pada blog ini dalam waktu yang cukup lama. Karena kesibukan saya yang mulai terjun di dunia bisnis internet.

Seperti orang pada umumnya yang butuh belajar untuk bisa menguasai suatu hal, dulunya saya membangun blog ini semata – mata hanya untuk belajar dan mengenal seperti apa dunia internet itu sebenarnya. Apalagi saya seorang mahasiswa IT di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta, apa kata orang jika tidak menguasai bidang yang saya ambil dengan keputusan sendiri ini.

Kegagalan.”Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil dan begitu diterapkan, label ini membuat kita dikatakan orang yang tidak mampu. Hal ini menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses.”

Kata tersebut dilontarkan oleh rektor kampus saya pada suatu proses belajar mengajar. Sangat masuk akal jika beliau menyatakan demikian, lebih jelasnya saya rincikan seperti berikut : Pada saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna karena kita belum memiliki konsep ‘kegagalan‘. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita tidak akan dapat berbicara, menulis, maupun berjalan. Karena untuk dapat menguasai beberapa hal tersebut kita harus melalui kegagalan yang tak terhitung jumlahnya.

Ucapan ‘Selamat’ patut dihaturkan bagi anda yang sering mengalami kegagalan. “Lha, kok bisa mas bro.? Mesti loro kae …” Pasti kata tersebut yang ada di pikiran anda. Bagi anda yang sering mengalami kegagalan, baik itu kegagalan cinta, gagal meraih pekerjaan yang diimpikan, gagal dalam berbisnis, atau kegagalan lainnya saya dengan segala kerendahan hati mengucapkan ‘selamat‘ karena anda mampu menunjukkan seperti apa bekerja keras itu sebenarnya dan anda dapat belajar dari kegagalan tersebut sehingga berani untuk memulainya lagi.

Beberapa orang mungkin tidak pernah mengalami kegagalan dalam membangun suatu usaha, dan dia bangga terhadap hal tersebut. Tetapi jangan salah, orang seperti itu justru banyak yang merasa taruma jika sekali gagal sehingga untuk bangkit pun rasanya susah sekali.

Jadi, tunggu apa lagi? Segeralah bangkit dan pikirkan solusinya. Jangan buang waktu anda. Yang harus anda pahami adalah :

Perbedaan orang yang sukses dan yang gagal terletak pada cara menyikapi kegagalan tersebut.


Buat para penggemar PETERPAN, ada obat niy, Lagu yang dibuat Ariel selama di penjara. Mudah-mudahan lagu yang untuk sementara berjudul “Dara” ini bisa mengobati rasa kangen Sahabat Peterpan dengan vokalisnya yang lagi tersandung masalah. “Lagu ini Tentang kerinduan. Orang yang di dalam dan di luar tapi saling menguatkan untuk bisa terus melanjutkan hidupnya. Walaupun tertimpa masalah,” ucap Ariel saat diwawancara. Baca entri selengkapnya »


Buat wanita yang lagi dapet, nih ada beberapa tips buat kalian.
Semoga bermanfaat…
Baca entri selengkapnya »

Banyak yang salah kaprah dalam memahami menstruasi. Seiring dengan kemajuan ilmu medis sesuatu yang dulu dianggap benar ternyata hanya mitos. Berikut beberapa mitos dan fakta mengenai menstruasi:
Baca entri selengkapnya »

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya…
Lalu bagaimana dengan Ayah ???

Baca entri selengkapnya »


Bila seorang wanita mengatakan dia lagi sedih, tetapi dia tidak menitiskan airmata, itu bermakna dia sedang menangis di dalam hatinya.
Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya, lebih baik berikan dia kesempatan untuk menenangkan hatinya sebelum kamu mengucapkan maaf. Baca entri selengkapnya »